Y G G – YOUTH GREEN GENERATION
STRUGGLING FOR THE BETTER WORLD
Pendahuluan
Suatu hal yang baru jika munculnya kesadaran generasi muda untuk mau merumuskan sikap imannya menjawab realitas kepelbagian saat ini. Mampu menyatakan sikap pencariannya dengan dewasa dan jujur terhadap kemejemukan. Beriman sebagai orang beragama dalam konteks majemuk seharusnya mendorong kita untuk juga menatap dan berkata sesuatu terhadap saudara-saudara beriman lain dengan mata iman. Dengan memahami klaim universalitas kasih Allah kepada dunia ini. Seberapa jauh kita harus melihat posisi agama di tengah komunitas global dan akhirnya, seberapa jauh agama berani melangkah bersama dengan orang yang beriman lain dalam berkarya menghadirkan damai sejahtera di bumi.
Gambar 1 Salah satu gunung masyarakat
Sadar atau tidak sadar, kita saat ini berada diantara orang-orang yang menderita akan kerusakan lingkungan, kemiskinan, penindasan, ketidakadilan, kelaparan, sakit penyakit, pengangguran, korban narkoba, pelecehan seksual dan AIDS. 40 juta orang kelompok masyarakat Indonesia adalah miskin. Tenaga kerja buruh yang melimpah, masalah listrik dan BBM telah mengalami depolitisasi. Menyelamatkan bumi dan menyelamatkan kehidupan umat manusia adalah tanggung jawab yang harus kita pikul bersama. Hanya dengan upaya dan kontribusi bersama, maka kita akan bisa menyelamatkan masa depan. Seperti halnya Pemanasan Global (Global Warming) yang sedang terjadi saat ini sungguh merupakan ancaman bagi kehidupan kita bersama. Saat ini dituntut sebuah tindakan nyata untuk menghindarkan dunia dari katastrofe yang menakutkan itu.
Youth Green Generation
Gambar 2 Pengurus dan Anggota YGG
Melihat situasi dan pergumulan dunia kita saat ini, khususnya masalah lingkungan hidup dan keterpurukan moral generasi muda sekarang ini, YGG (Youth Green Generation) atau Generasi Muda Hijau, adalah suatu perkumpulan muda-mudi yang berpusat di Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan turut peduli dan tanggap akan situasi itu. YGG sudah ada sejak Agustus 2007 tetapi baru 5 Juni 2008 disahkan sebagai tanggal berdirinya sekaligus juga memperingati hari lingkungan hidup sedunia (World Enviromenment Day-WED). Perkumpulan yang beranggotakan muda-mudi usia 15-30 tahun ini berasal dari berbagai latar belakang agama, budaya, suku bangsa dan terbuka bagi semua muda-mudi siapa saja yang mau ikut bergabung. Saat ini anggota berjumlah kurang lebih 60 orang, 45 orang diantaranya tersebar disekitar wilayah Kecamatan Batang Toru (Tapanuli Selatan) dan 15 orang lagi tersebar di luar wilayah Batang Toru antara lain di Medan, Sibolga, Padang Sidimpuan, Balige, Jakarta, Jepang dan Belanda. Tujuan YGG adalah mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kebersamaan, kekempokan diantara muda-mudi yang berbeda latar belakang pendidikan, agama., suku dan budaya. Meningkatkan kepeduliaan dan kesadaran muda-mudi untuk mau manjaga dan melestarikan lingkungan hidup mulai dari hal-hal yang kecil dan sederhana. Penyadaran dan pencegahan pergaulan bebas dan bahaya Napza/Narkoba yang bisa mengakibatkan AIDS. Menggali potensi-potensi muda-mudi yang selama ini terpendam dan tidak kelihatan untuk diberdayakan dan dikembangkan. Kepengurusan saat ini periode 2007-2009 adalah: Pimpinan Umum Calon Pendeta HKBP Maruasas S.P. Nainggolan S.Si (Teol); Ketua I Rixend Parasian Butarbutar; Ketua II Abram Rizky Simangunsong; Sekretaris Umum Betty Adelina br.Simaremare; Bendahara Umum Erika br. Siburian; Kordinator Umum Humas/Litbang Luther Prananta Singarimbun. Sekretariat Jln. Gereja HKBP Batang Toru No.30. Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan 22738. Telepon/Hp0634-370303/ 081314923872. Alamat E-mail: youth.gg@gmail.com Website: http://youthgg.blogspot.com
YGG Aksi
YGG mengajak kita semua untuk bisa mengembangkan dan membangun jembatan-jembatan persahabatan berdasarkan saling respek dan saling menghormati, intensifikasi dialog-dialog dan kerjasama. Dialog akan berupaya membuka pintu-pintu pemahaman yang lebih baik diantara orang yang berbeda kepercayaan dan tradisi keagamaan. Bertemu dengan sesama menjadikan kita melihat diri sendiri dengan cara baru. Dalam suatu perjumpaan yang sejati kita dapat belajar sama banyaknya tentang diri kita sendiri dan juga tentang sesama kita. Melalaui dialog ini kita menerima kepelbagaian dan mengakui kemajemukan tanpa upaya mencampur dan menggabungkan tradisi keagamaan yang berbeda.
Gambar 3 YGG Aksi dalam Pembuatan Kertas
Beberapa kegiatan yang telah YGG lakukan antara lain: Mengadakan bimbingan belajar bahasa Inggris, setiap harinya (untuk tingkat SD, SLTP dan SLTA) selain itu juga ada bimbingan belajar komputer sekaligus internet dan musik. Mengadakan aksi pengenalan lingkungan dalam jelajah alam sekali dalam sebulan dan mendokumetasikannya dalam bentuk laporan tertulis dan kliping. Mengadakan aksi daur ulang kertas dengan mengumpulkan kertas-kertas yang tidak dipakai lagi atau surat kabar bekas. Mengadakan diskusi rutin sekali dalam dua minggu tentang isu-isu penting (Keadaan dunia khususnya lingkungan Batang Toru dan Bangsa Indonesia mengenai kriminalitas, bencana alam, kerusakan lingkungan dll). Dengan aktif mengumpulkan informasi melalui penelitian langsung, wawancara langsung, menonton dan membaca berita dari TV dan media massa. Sekali dua minggu itu dukumpulkan dan dilaporkan dalam bentuk kliping. Mengadakan kegiatan Guiding Angel (Malaikat pelindung) di mana setiap orang mempunyai seorang yang mau memperhatikan dan membantunya tanpa dia tahu dan sadari sendiri dan sebaliknya dia juga memiliki tanggung jawab untuk memperhatikan satu orang. Membuka jaringan (net working) dengan teman-teman yang ada di dalam dan di luar wilayah Batang Toru melalui E-mail. Mengadakan aksi cinta lingkungan hidup dengan memakai sepeda sebagai alat transportasi, membagikan kepada setiap anggota tiga polibag tanaman (cabe, pohon) untuk ditanam dilingkungan atau disekitar rumah masing-masing dan membagikan sepasang ayam untuk diternakkan (sedang berjalan). Mengadakan olahraga bersama setiap sore dengan bermain Voli sepakbola, jogging, sepeda santai. Dan pada bulan Agustus ini YGG akan mengadakan Pelatihan dan pembinaan muda-mudi Batang Toru.
Refleksi dan Kesimpulan
Dalam hal ini YGG ingin mengajak kita semua khususnya muda-mudi generasi hijau membangun kesadaran dan peduli akan lingkungan, karena sudah sepatutnya dilakukan setiap orang. Bahkan kalau bisa kepedulian tersebut ditularkan ke orang lain terutama kepada generasi muda dan anak-anak, mengingat di tangan merekalah nanti kelestarian bumi akan bergantung. Marilah kita mulai dari diri sendiri dan bersama kita bisa menciptakan bumiyang lebih baik bagi anak cucu kita. We only have one future which will be made our dreams if we have the courage challenge convention. Bravo... Stop Global Warming.
By: C.Pdt.Maruasas.SP.Nainggolan.S.Si (Teol)
Minggu, 01 Februari 2009
Pendahuluan
Diposting oleh
youth.gg
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
1 komentar:
Horass...Satu terobosan baru dari generasi tanah batak. Mulai sadar akan pentingnya kelestarian alam. Ini satu langkah maju yang sangat briliant. Saya juga generasi batak yang merantau ke tanah jawa. Mudah2 an makin banyak gen B yang sadar akan pentingnya kelestarian lingkungan, karena cuma bumi ini tempat hidup kita yang paling baik.. Semoga Tuhan memberkati segala usaha kita untuk melestarikan alam ini. Bravo YGG... Bravo Bumi...
Posting Komentar